Wednesday, July 21, 2010

•☆.•*´¨`*••♥ Love or Comitment ♥••*´¨`*•.☆•

MyFriendz...
Ada artikel menarik yang mau aku share mengenai Pernikahan (khususnya), benar atau tidaknya tergantung dari paradigma kalian masing-masing...
Semoga berguna dan bermanfaat bagi kalian yah...

•°o.O...Have a Positive Day...O.o°•

Warmest Regards,
Michael


---------------------------------------------------------------

•☆.•*´¨`*••♥ Love or Comitment ♥••*´¨`*•.☆•



“Apa yang telah disatukan oleh Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia”.

A : Aku tidak menyukai istriku lagi...!!!
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tidak mengerti aku, aku sudah tidak punya perasaan itu lagi.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi secara emosi aku berarti tidak jujur kalau aku memperlakukan istriku seperti itu, padahal aku tidak merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dengan mantap)
B : Kira-kira 1 minggu setelah ibumu pulang dari RS & membawamu pulang, dan kamu menangis menjerit-jerit di tengah malam karena popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki untuk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh-sungguh menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau begitu. Apakah Ibumu secara emosi juga tidak jujur?

Ukuran besarnya cinta bukan karena dia menikmati mengganti popok di tengah malam, melainkan karena ibumu RELA melakukan itu semua meski dia tidak begitu menyukainya.

Pernikahan tidak hanya didasari persaan cinta, lebih dari itu yaitu KOMITMEN....!!!
Saat pertama seseorang menikahi istrinya pasti karena cinta, tetapi cinta yg menggebu-gebu akan padam seiring dg berjalannya waktu...
Hanya komitmen yg membuat cinta manggebu-gebu menjadi cinta yg matang dan dewasa.
Lalu.. Apa yang disebut dengan Cinta Sejati...? cinta yang sifatnya turun ke bawah, yaitu cinta yg tidak memikirkan untung rugi, cinta yang rela berkorban demi seseorang yang dikasihinya. Inilah cinta yang harus diusahakan dalam setiap pernikahan.

Ada orang berkata "aku cinta kamu" yang mungkin berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah kamu kumiliki" adalah cinta yang egois karena hanya bergantung pada perasaan seseorang. Sebab perasaan akan dimakan oleh waktu dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri orang lain/pasangan orang lain.

Suasana hati mudah berubah, kondisi fisik semakin tua dan tidak menarik, komitmen-lah yg menyelamatkan pernikahan...
Berani melakukan sebuah "tindakan" baik dalam keadaan suka maupun tidak untuk mengasihi pasangan & mempertahankan pernikahan yg telah Tuhan anugerahkan...

0 comments:

Post a Comment