Wednesday, August 11, 2010

☜♥☞ Limit ☜♥☞

Hi MyFriendz...
Apakah diantara kalian ada yang menonton acara Kick Andy, hari Jumat tanggal 6 Agustus 2010 kemarin...? Bagi yang belum menonton, hari ini aku mau share sedikit mengenai beberapa kisah inspiratif di acara yang dibawakan oleh Andi F. Noya tersebut. Kebetulan acara tersebut mengangkat tema "Semangat Yang Tak Kunjung Padam" mengenai orang-orang yang mampu bangkit dari keterbatasan meraka dalam hidup. Hidup adalah perjuangan dan perjuangan memerlukan tekad serta semangat untuk bisa berhasil. Spirit itulah yang dimiliki para narasumber Kick Andy kali ini. Sehingga seorang penderita kanker bisa menjadi dokter dan seorang penyandang cacat fisik bisa menjadi seorang pemilik stasiun radio dan sekolah.

Adalah Alvita Dewi Siswoyo, yang harus rela hilangan satu bola matanya di usia 1 tahun akibat serangan kanker. Maka saat sekolah ia harus sering menerima ejekan dari teman-temannya.

Deritanya tak cukup sampai di situ, karena di usia 16 tahun cobaan kedua menghampiri tubuhnya kembali. Kanker kelenjar getah bening jenis langka menyerang kakinya, dan sudah sampai pada stadium 3B. Alhasil, masa remaja yang indah, nyaris tak Alvita miliki, karena waktunya banyak ia habiskan untuk menjalani berbagai pengobatan. Bahkan Alvita harus bersekolah dengan memakai kruk dan rambut palsu. “Masa remaja saya habis untuk berjuang menghadapi maut.” tutur Alvita.

Semangat telah mengalahkan semua derita dan sakit yang menyerangnya. Dan menurutnya, perjuangan terberat yang ia lakukan adalah melawan kelemahan dan keputusasaan dalam dirinya. Jalan panjang telah ia lalui sehingga ia bisa terus melanjutkan hidup dan bergegas mencapai cita-citanya sejak kecil, menjadi seorang dokter.

Alvita kini sudah menjadi seorang dokter dengan karir pertamanya sebagai dokter relawan di Yayasan Kanker Indonesia. Sekarang Alvita berpraktek di RS. Hasan Sadikin Bandung. Keinginan terbesarnya adalah membantu para penyandang kanker untuk sembuh, maka ia melanjutkan sekolah ke spesialis kedokteran nuklir dan sedang mempersiapkan buku yang dikhususkan untuk menyemangati para penderita kanker, berjudul “Aku Mau Sembuh”.

Kesuksesan setelah melawan keterbatasan juga ada di kota Indramayu, Jawa Barat. Semangat itu dimiliki seorang penyandang cacat fisik Ahmad Sholihun Ikhsan, yang lahir dalam keadaan kaki dan tangan yang tak normal. Selama hampir 13 tahun sejak kelahirannya di tahun 1973, Sholihun nyaris tak pernah ke luar rumah. Ia hanya berkutat dengan radio sebagai temannya, dan pesawat televisi sebagai penghibur sekaligus tempatnya belajar membaca.

Ketika ibunya wafat, menjadi titik balik bagi kehidupannya. Ia meminta sang ayah untuk mengijinkannya melihat dunia luar dan belajar di pesantren. Maka Sholihun mendapat kesempatan untuk belajar di pesantren hingga enam tahun lamanya.

Sikap pantang menyerah dan kecintaannya pada radio yang menjadikan Sholihun kini bisa berhasil membangun sebuah stasiun radio. Baginya, radio bukan saja alat hiburan, tapi alat komunikasi sosial yang bisa memberikan manfaat besar bagi banyak orang. Stasiun radio milik Sholihun kini bernama Radio Kota Mangga. Selain dunia radio, Sholikun juga membangun madrasah di wilayahnya.

Seperti Alvita Dewi Siswoyo berkata kepada ibunya "Ma, kenapa teman-teman di sekolah saya selalu mengatakan saya cacat. Apakah saya cacat...? Kenapa mama tidak pernah menjelaskan hal ini kepada saya...?" Mendengar pertanyaan dari anaknya tersebut, sang ibu terenyuh hatinya dan mulai menjelaskan sambil berkata "Iya anakku, kamu memang mempunyai 1 kekurangan tapi kamu memiliki banyak kelebihan dari TUHAN." Berkat semangat hidupnya yang tidak pernah padam itulah Alvita berhasil menembus keterbatasannya sehingga dia menjadi seorang dokter specialis kanker. Dan sekarang Alvita ingin dikenal sebagai pejuang kanker bukan korban kanker. Begitu juga dengan Sholihun ketika ditanya oleh Andy F. Noya "Apa sih istimewanya radio anda...?" Beliau pun menjawab "Yang istimewa dari radio saya, ya saya pemiliknya". Sontak saja seluruh orang yang menghadiri acara Kick Andy tertawa mendengar jawaban singkat, padat dan jelas tersebut.

Semua orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan di dalam dirinya, bukan...? Kadang kala, kita sendiri akan lebih mudah melihat kekurangan diri kita dari pada kelebihan yang kita miliki. Demikian halnya, bagi orang lain, kekurangan seseorang seringkali akan lebih mudah terlihat ketimbang kelebihannya.

Kesalahan yang sering terjadi adalah kita hanya sekedar melihat kekurangan kita dan berhenti pada menyesali, atau sekedar meminta orang lain untuk memakluminya. Bukan sikap seperti itu yang dimiliki Alvita Dewi Siswoyo dan Ahmad Sholihun Ikhsan diatas. Mereka tidak terus menerus meratapi kondisi tubuhnya, tetapi meraka tetap berusaha menembus keterbatasan diri mereka. Belajar dari Alvita Dewi Siswoyo dan Ahmad Sholihun Ikhsan, jika kita ingin sukses didalam hidup, dibutuhkan lebih dari sekedar menyadari apa kelemahan kita, tetapi terlebih juga menyadari apa kelebihan kita. Jangan biarkan kekurangan kita mengurangi keberhasilan kita. Kita diciptakan oleh TUHAN bukan untuk hal yang tidak berguna. Kita ada di dunia ini karena kita berarti bagi-Nya, untuk melakukan hal-hal besar bagi-Nya, bukan...? Mari bersama kita belajar dari masa lalu tanpa penyesalan, menjalani hari ini dengan penuh semangat dan keyakinan karena orang yang berhasil dalam hidup bukanlah mereka yang harus memiliki segala sesuatu yang terbaik tetapi mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.

"Aku lebih suka mensyukuri apa yang bisa aku lakukan daripada meratapi apa yang tidak bisa aku lakukan" - Lena Maria (Diambil dari buku yang sedang kubaca : "FOOTNOTES - HIDUP TANPA BATAS", Kisah Nyata Wanita Tanpa Tangan yang Menjadi Pemenang 4 Medali Emas Kejuaraan Renang Eropa dan Hidup Layaknya Orang Normal : Bisa Menyetir, Main Piano, Menulis, Menyulam, Memasak, Melukis, dll)

Warmest Regards,
Michael

"I Try Not Become A Man Of Success But Rather To Become A Man Of Value, Significance, Quality & Inspiration In Life"
"God Has Not Called Me To Be Successful But He Has Called Me To Be Faithful"
"If I Die Tomorrow..I'd Be Alright..Because I Believe..That After I'm Gone..The Spirit Carries On..."